pemandangan menakjubkan planet mars

3 Mei
Quote:

Planet Merah, Mars, yang telah membuat kita terpesona, tidak terlihat seperti benda angkasa lainnya. Kami belum menjelajahi sebagian dari dunia yang mirip Bumi pada tata surya ini secara langsung, namun enam puluh armada kecil penjelajah ruang angkasa telah menyusup dan menelusuri permukaan Mars yang berdebu tersebut.

Seperti yang diperlihatkan pada beberapa gambar menakhjubkan ini, alat tersebut telah mengambil gambar close-up paling spektakuler selama mengorbit pada planet itu.

[Lereng Victoria Crater, ladang pasir akibat erosi. (NASA)]

Quote:



Karena Mars hanya memiliki sedikit kandungan udara, tentu saja air tidak secara substansial mengalir dan tidak ada tumbuhan yang dapat ditemukan. Pelapukan dan erosi begitu penting pada permukaan Bumi, namun di Mars melalui proses berbeda.

Akibatnya Mars ditutupi secara spektakuler, dekat tebing vertical, bekas reruntuhan puing-puing dataran raksasa tepi kawah.

Para wisatawan masa depan, akan dapat menikmati salah satu ngarai raksasa 2.500 mil, Valles Marineris, yang akan menenggelamkan Grand Canyon.

[Valles Marineris, 100 mil lebih luas dari Grand Canyon. (NASA)]

Quote:



Apa yang nampak seperti alas tidur melintang ular sungai kuno di dataran okre— membuktikan—kemungkinan adanya kelembaban dan kehangatan pada masa sebelumnya.

Mars bukan hanya sistem tata surya terpanjang dengan ngarai paling terjal namun juga memiliki gunung berapi tertinggi (pegunungan Olympus, pada 89.000 kaki—tiga kali lebih tinggi dari Everest), yang memliliki kawah paling terjal, tebing tertinggi dan pasir laut terbanyak yang selama jutaan tahun terkikis terus menerus oleh badai Mars.

[Mulut Albor Tholus, gunung berapi yang telah punah, dengan batas lintang 30 km. (NASA)]

Quote:



Beberapa keganjilan juga tampak di Mars; kawah mirip jantung yang dikenal dengan nama ‘Happy Face’ merupakan mulut kawah pegunungan Montes Nereidum.

Susunan formasi yang menyerupai laba-laba yang ditemukan di sekitar kutub Mars diperkirakan semacam ‘geiser es’.

Ini sesungguhnya dunia makhluk asing. Sejak abad ke-19, para ilmuwan telah memperdebatkan bagaimana dunia seperti Mars tersebut-namun pada 1970-an, pemikiran tentang Mars telah mati, nyaris tanpa ruang perdebatan, dingin dan hampir dipastikan bukan tempat tinggal bagi kehidupan.

[Tebing pasir pada permukaan Mars. (NASA/JPL/University of Arizo)]

Quote:



Penelitian ruang angkasa pertama menunjukkan permukaannya lebih menyerupai Bulan, kering, tanpa atmosfir dan anda akan berspekulasi menjelajahi permukaannya tanpa peralatan ruang angkasa.

Namun kini, pendapat mulai berbeda. Sebagian telah melihat bahwa Planet Merah tersebut bukanlah tidak bersahabat seperti yang kita bayangkan.

Dua penjelajah NASA, Spirit dan Opportunity, yang telah menjelajah Mars sejak 2004, menemukan bebatuan kuno yang kemungkinan telah dibentuk akibat mengeringnya lautan Mars.

[Gunung es: Pola ini diakibatkan oleh gletser. (NASA)]

Quote:



Kami belum menemukan kehidupan—sekalipun mikroba, apalagi Little Green Men—namun banyak ilmuwan yakin bahwa kemungkinan ada kehidupan di masa lalu yang terkubur di bawah tanah hingga hari ini.

Kontroversi seputar kemungkinan keberadaan air di permukaan Mars—merupakan syarat mutlak bagi sumber kehidupan.

Beberapa gambar mempesona, yang telah diambil oleh penjelajah Peneliti Mars Global dari orbit, menunjukkan ada sesuatu yang nampak seperti mata air atau sungai kecil yang mengalir deras menuruni tebing curam.

[Jejak bekas puing-puing bukit pasir yang tertiup angin disepanjang lanskap, dan formasi bebatuan nampak seperti makhluk asing. (NASA/JPL/University of Arizo)]

Quote:



Mars menyerupai wilayah permukaan Bumi—palnet ini lebih kecil dari dunia kita dan tidak memiliki lautan. Namun tidak satupun membantah tentang keindahan alamnya yang tiada tara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: