Zombie Boy, sahabat Lady Gaga yang baru

11 Mar

Ada bintang baru yang jadi ‘sahabat’ sekaligus ‘saingan’ Lady GaGa! Dialah Zombie Boy alias Rick Genest, yang super unik, dengan tato bak mayat dan tengkorak membusuk di sekujur tubuh, wajah, dan batok kepalanya! Siapa sih Zombie Boy? Pengen kenalan lebih dalam? Yuk cek keren mana sama GaGa?

https://i0.wp.com/img2.kapanlagi.com/g/zombie_boy_-_bintang_baru_penuh_tato/p/zombie_boy-20110311-001-rita.jpg

Dengan tato mengerikan yang dibubuhkan di seluruh tubuh dan kulit kepalanya yang membuatnya tampak seperti mayat yang membusuk, mungkin Rick Genest alias Zombie Boy bukan pria yang akan kamu kenalkan pada orang tua. Tapi, ternyata tampang sangar tak berarti hati sangar juga loh. Sang Zombie ini lebih pantas disebut ‘anak mama’ atau bahkan ‘family man’.

Zombie Boy, pria yang jadi ‘sahabat’ Lady GaGa dalam video klip lagu Born This Way, boleh jadi tampak menakutkan, tapi ternyata dia adalah seorang pria 25 tahun yang masih sering mengirim pesan singkat manis pada sang ibu yang tinggal jauh darinya.

Hal ini diungkapkan oleh sang ibu, Catheryne, yang menyebutkan bahwa Rick adalah bocah yang ‘pendiam dan manis’, dan menunggu sampai usianya genap 16 tahun untuk membubuhkan tato pertamanya demi menghormati orang tuanya.


‘Kanvas Putih Zombie Boy sebelum ditato (kiri)

Sampai Januari 2011 lalu, Rick adalah seorang pria biasa yang tinggal di jalanan Montreal, yang bekerja serabutan, mulai dari pembersih jendela sampai tampil di sirkus, untuk membiayai tatonya. Rick sendiri bisa dibilang adalah seorang ‘punk’ di daerah asalnya, Quebec, Kanada, di mana dia menghabiskan 3 tahun untuk menyelesaikan tato di tubuhnya, yang harus dibayarnya dengan harga total $7.000.

Namun, pria yang mahir berbahasa Prancis dan Inggris ini sekarang sudah menjadi salah seorang selebriti berprofesi sebagai model catwalk atas ‘jasa’ pengarah gaya Lady GaGa, yang juga mengajaknya muncul dalam video klip GaGa.


Zombie Boy Bersama Lady GaGa

Sang pengarah gaya ‘menemukan’ Rick, yang saat itu sudah populer di dunia underground dengan puluhan ribu fans. Rick sendiri bersekolah sampai tamat SMA dan meninggalkan rumah ketika telah menginjak 17 tahun.

Walaupun punya gaya yang ‘tak biasa’, tapi sang ibu mengaku bangga dengan putranya ini. Catheryne mengaku bahwa Rick masih sering mengirim dan membalas SMS darinya, walaupun sekarang sudah hidup dengan glamor sebagai model catwalk di Eropa.

“Dia selalu melakukan apa yang dia mau. Dia adalah orang yang sangat berseni, juga murid yang baik. Semua orang punya hidup sendiri, sekarang Rick hidup sesuai pilihannya.

Sang ibu juga menyebut Rick sebagai pribadi yang unik, selain kakak yang sangat baik bagi kedua adiknya yang menempuh jalur ‘normal’ sebagai mahasiswa dan pekerja rumah sakit. Walau keluarga Rick adalah keluarga konvensional, namun mereka menerima sang putra apa adanya.

Rick selalu jadi dirinya sendiri. Dia sangat sayang pada keluarganya, setia pada temannya. Kakek dan neneknya sangat sayang padanya, dia selalu datang ke acara pernikahan keluarga, semuanya menerima dia apa adanya. Tapi kalau kami ke toko, orang-orang akan berhenti dan memandangnya, tapi dia tak pernah malu dengan tatonya, dia adalah anak yang pendiam,” ungkap sang ibu.


‘Hasil Jadi’ Zombie Boy Setelah Tato

Sebagian besar tato Rick didesain oleh Frank Lewis, salah seorang seniman tato di Montreal, yang berkata bahwa Rick mulai bekerja dengannya di umur 21. Keduanya bekerja sama dalam hal desain, membuat outline, sampai mentato dengan teknik ‘free hand’.

Setiap sesi dilakukan antara dua sampai 4 jam. Pada saat Rick meminta Lewis mentato bagian wajahnya, sang tatooist sempat menolak. Rick-pun mencari seniman lainnya, yang ternyata tak cukup bagus dan harus di’edit’ oleh Lewis. Lewis mengaku bahwa bagian tersulitnya adalah bagian hitam legam di hidung Rick.

Tato yang ada di tubuh Rick tercatat mulai dari pinggang sampai pucuk kepala, namun ternyata tak sampai di sini usahanya. Sang model sudah berencana menyelesaikan tato ini sampai ke seluruh tubuhnya, bahkan juga akan mentato lidahnya sehingga seperti lidah kadal atau ular.

“Dia sama sekali bukan anak nakal. Dia unik dan kami mencintainya apa adanya,” pungkas sang ibu. So sweet for a Zombie, eh?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: