Remaja Indonesia ditangkap di AS karena kebut-kebutan

28 Mar

Car speeding (ThinkStock)

Dua remaja asal Indonesia, Chandra Deddy Purnama (25 tahun) dan Vincent Christopher Merganoto (19) ditangkap polisi Amerika Serikat. Mereka terlibat aksi kebut-kebutan di jalan dan menabrak remaja putri.

Demikian dikutip MercuryNews, Ahad. Menurut polisi, Chandra dan Vincent mengendarai mobil mereka dengan kencang saat ingin mencari makan di fast food terdekat. “Mereka sepakat kebut-kebutan,” demikian laporan polisi yan didapat MercuryNews.

Chandra tinggal di San Francisco. Sementara Vincent tinggal di San Jose. Keduanya menginjak pedal gas mereka dalam-dalam (dalam laporan polisi 112 km/jam) di Bpulevard Kiely, Ahad malam.

Vincent, mahasiswa De Anza College, mengendarai Mercedez Benz dan ia menabrak mobil Honda yang dikemudikan remaja putri berusia 23 tahun. Saat ini kondisi korban sangat kritis karena cidera otak dan jantung.

Vincent didenda sebesar 500 ribu dolar AS. Dia mengaku ke polisi kalau mobilnya melesat dengan kecepatan 112 km/jam di jalan yang seharusnya hanya boleh 56 km/jam. Vincent mengklaim mereka tidak kebut-kebutan. “Mobil Chandra hanya ingin berdampingan dengan mobil saya,” katanya.

Chandra saat ini masih ditahan. Ia mengendarai Corvette kuning. Mobilnya tidak terlibat langsung dengan kecelakaan. Chandra mengaku takut melihat kedua mobil mereka melesat sangat kencang. “Saya tidak mau terlibat masalah,” katanya. Tapi dia kembali ke lokasi kejadian ketika Vincent menabrak korban, karena tidak ingin diburu polisi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: