Jika anda Terlalu lama Duduk? Berjalanlah agar Sehat

27 Agu

https://i2.wp.com/assets.kompas.com/data/photo/2010/03/25/1301561p.jpg

Kemungkinan terbesar, saat membaca tulisan ini, Anda sedang duduk. Jika Anda seperti kebanyakan pengguna komputer, Anda sudah berada di tempat duduk tersebut dalam waktu cukup lama. Jika memerhatikan dan menghitung aktivitas Anda belakangan ini, apakah tubuh Anda benar-benar “aktif”? Jika jawabannya “tidak”, maka sudah saatnya Anda mengetahui bahwa duduk terlalu lama akan menimbulkan masalah kesehatan tersendiri bagi Anda di masa mendatang.

Meski Anda berpikir bahwa kegiatan Anda segudang, tapi perhatikanlah kembali aktivitas dan gerak tubuh Anda. Apakah selama perjalanan dari rumah ke kantor, Anda hanya duduk di mobil, duduk di balik meja selama 8 jam, lalu sisa hari dihabiskan di depan televisi selama berjam-jam? Apakah Anda mengandalkan surat elektronik untuk berkorespondensi, berbelanja lewat internet, dan mengandalkan fasilitas yang membuat Anda tak harus beranjak dari tempat duduk? Jika ya, maka Anda sudah terkena “penyakit terlalu banyak duduk”.

Penyakit terlalu banyak duduk (sitting disease) ini merupakan satu jenis “tren” baru bagi mereka yang memiliki gaya hidup minim aktivitas atau olahraga. Meski rasanya tak ada yang salah dalam menjalankan kebiasaan ini, namun sebuah riset terbaru mengatakan bahwa ketika tubuh jarang bergerak bisa meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, diabetes, kanker, dan obesitas. Di bulan Januari tahun ini, para ahli dari Inggris menemukan adanya hubungan antara terlalu lama duduk dengan peningkatan risiko terkena penyakit. Di saat yang berdekatan pula, para peneliti dari Australia mengatakan, bahwa setiap satu jam kita duduk di depan televisi, bisa meningkatkan 18 persen kemungkinan terkena penyakit kardiovaskuler.

James Levine, MD, PhD, profesor obat-obatan dari Mayo Clinic di Rochester, Minnesota, dan penulis Move aLittle, Lose a Lot mengatakan, “Manusia berevolusi sebagai entitas yang berjalan, mengeksplor dunia menggunakan kakinya.” Namun, anehnya, menurut Levine, bahwa di dunia yang sekarang, manusia menghabiskan sebagian waktunya dalam sehari dengan duduk. Menurutnya, hal ini merupakan sebuah kungkungan fisik seseorang. Saran dari Levine, lawan penyakit terlalu banyak duduk dengan mengambil langkah untuk mulai aktif secara fisik. Hal ini bisa dilakukan dengan mengubah susunan jadwal harian Anda secara drastis. Misal, dengan mengikuti kelas-kelas di gym, berangkat ke kantor naik sepeda, menaruh sepeda statis atau treadmill di depan televisi, atau menyewa seorang pelatih kebugaran pribadi. Jika terlalu mahal, Anda bisa menciptakan kegiatan-kegiatan kecil untuk mulai bergerak di sela-sela hari Anda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: